Untuk menjaga sealant yang belum terpakai tetap awet selama mungkin, simpan di tempat yang sejuk, kering, dan tutup rapat nozzle-nya setelah digunakan.
Berikut adalah praktik terbaiknya:
- Tutup rapat nozzle segera setelah digunakan untuk mencegah masuknya udara dan kelembapan.
- Tutup bagian ujungnya dengan tutup aslinya, plastik wrap, aluminium foil, atau sekrup yang pas dengan lubang nozzle.
- Simpan cartridge dalam posisi tegak dengan nozzle menghadap ke atas untuk mengurangi risiko kebocoran.
- Simpan di tempat yang sejuk dan kering jauh dari sinar matahari langsung dan suhu ekstrem. Idealnya, simpan pada suhu antara 5°C dan 25°C (41°F–77°F).
- Hindari pembekuan atau paparan panas tinggi dalam waktu lama, karena keduanya dapat memperpendek masa simpan sealant.
- Tuliskan tanggal pembukaan pada cartridge agar Anda dapat melacak berapa lama sealant telah disimpan.
Berapa lama sealant yang sudah dibuka dapat bertahan?
- Sealant silikon: Biasanya 1–3 bulan jika ditutup rapat dengan benar.
- Sealant poliuretan: Biasanya 1–2 bulan setelah dibuka.
- Dempul akrilik atau lateks: Sering kali 2–6 bulan, tergantung pada kondisi penyimpanan.
Sebelum menggunakan kembali sealant yang disimpan, keluarkan sedikit terlebih dahulu. Jika sealant keras, menggumpal, terpisah, atau tidak mengalir dengan lancar, kemungkinan sealant telah mengeras di dalam cartridge dan harus diganti.